Lewati ke konten
Peqaboo
Buka Peqaboo
Jelajahi Peqaboo

Buka Peqaboo
Pilih bahasa Anda

Bahasa IndonesiaIndonesia

Collie Eye Anomaly

Juga dikenal sebagai: Collie eye syndrome

Ditinjau dokter hewanDogUrgensi: RoutineSeberapa umum: Common

Singkatnya

Collie Eye Anomaly (CEA) is a common, inherited eye condition primarily affecting Collies and Shetland Sheepdogs. It is caused by abnormal development of the eye's blood vessels and tissues. While often mild and non-progressive, severe cases can lead to vision loss. Learn how vets diagnose and manage this congenital defect.

A close-up portrait of a rough collie dog looking directly forward.
Collie Eye Anomaly is a congenital condition that primarily affects herding breeds like Collies.

TL;DR. Anomali mata collie adalah penyakit mata kongenital herediter pada collie dan Shetland Sheepdogs dengan perkembangan koroid abnormal; dapat menyebabkan gangguan penglihatan atau komplikasi retina.

CEA terutama memengaruhi ras gembala seperti collie.

Apa itu?

CEA adalah cacat okular kongenital herediter. Terutama memengaruhi koroid, lapisan vaskular antara retina dan sklera yang menyuburkan lapisan luar retina. Pada CEA, lapisan ini berkembang buruk (hipoplasia koroid): tipis, dengan pembuluh jarang atau cacat. Juga terdapat koloboma (lubang di saraf optik atau struktur bersebelahan) karena penutupan fisura optik embrio yang tidak lengkap. Menurut keparahan: penglihatan normal, miopia ringan, atau, pada kasus berat, kebutaan akibat lepas retina atau perdarahan.

Penyebab dan faktor risiko

Ketat herediter, autosomal resesif: dua salinan mutan. Pembawa satu salinan tanpa tanda tetapi dapat menurunkan. Dua pembawa: 25 % terpengaruh per anak. Tanpa pencetus lingkungan. Prevalensi tinggi pada collie (Rough dan Smooth) dan Shetland Sheepdog.

Tanda yang perlu diawasi

Cacat ada sejak lahir; bentuk ringan sering tanpa tanda penglihatan luar. Hanya pemeriksaan spesialis yang mendeteksinya.

  • Cacat vaskular koroid (kardinal): pembuluh cacat/jarang, terlihat pada oftalmoskopi.
  • Hipoplasia koroid (umum): area pucat tipis di mana sklera terlihat.
  • Koloboma (umum): lubang di saraf optik; yang besar mengancam struktur.
  • Miopia (kadang): kesulitan melihat jauh.

An ophthalmoscopic view of a dog's ocular fundus showing abnormal blood vessels.
Oftalmoskopi menunjukkan zona pucat dan pembuluh abnormal khas CEA.

CEA ringan tidak progresif. Tanda darurat: buta/disorientasi mendadak, pupil melebar tidak reaktif, menabrak furnitur, darah di bilik anterior, nyeri (kedip, menggosok). Sering lepas retina atau perdarahan dengan koloboma besar.

Cara dokter hewan mendiagnosis

Oftalmoskopi dengan pupil dilatasi. Skrining 5–8 minggu: mata anak anjing optik jernih. Kemudian pigmen dan tapetum dapat menyembunyikan hipoplasia ringan («go-normal»); cacat genetik tetap. Tes DNA mengidentifikasi free / pembawa / terpengaruh seumur hidup.

Opsi pengobatan

Tanpa penyembuhan cacat perkembangan. Sebagian besar kasus ringan tidak perlu terapi; pemeriksaan mata tahunan. Jika risiko lepas retina tinggi: laser (fotokoagulasi) atau krioterapi untuk menempelkan retina. Lepas retina lengkap atau perdarahan berat: penyelamatan penglihatan jarang; mata buta nyeri: mungkin enukleasi.

Prognosis

Hipoplasia ringan: sangat baik, tidak progresif, kualitas hidup baik. Koloboma besar: prognosis penglihatan lebih hati-hati; lepas retina/perdarahan sering dalam dua tahun pertama. Anjing buta sering beradaptasi baik.

Pencegahan

Hanya breeding: tes DNA semua induk; pembawa hanya dengan free; kecualikan terpengaruh. Skrining oftalmologi semua litter collie/sheltie pada 5–8 minggu.

Kapan menghubungi dokter hewan

Pemilik collie/sheltie: pemeriksaan mata rutin. Segera: kehilangan penglihatan mendadak, mata keruh/kebiruan, darah terlihat, kedip/gosok kuat, pupil tetap melebar di cahaya.

Untuk ras tertentu

CEA terkait sejarah dengan collie dan sheltie. Saat membeli anak anjing, minta hasil CEA orang tua dan laporan oftalmologi litter.

Sumber

  • Miller and Evans, Anatomy of the Dog, 5th Edition, pp. 1686, 1708, 1730, 1773.

My highlights & notes

Tanda & gejala

Ras berisiko lebih tinggi

Cara didiagnosis

  • Ophthalmoscopy

Pertanyaan umum

What is Collie Eye Anomaly?

Collie Eye Anomaly (CEA) is a common, inherited eye condition primarily affecting Collies and Shetland Sheepdogs. It is caused by abnormal development of the eye's blood vessels and tissues. While often mild and non-progressive, severe cases can lead to vision loss. Learn how vets diagnose and manage this congenital defect.

What are the symptoms of Collie Eye Anomaly?

Choroidal vasculature defect、Choroidal hypoplasia、Coloboma、Myopia

How is Collie Eye Anomaly diagnosed?

Ophthalmoscopy

Sumber

  1. Miller and Evans Anatomy of the Dog, 5th Edition · p. 1708
  2. Miller and Evans Anatomy of the Dog, 5th Edition · p. 1773
  3. Miller and Evans Anatomy of the Dog, 5th Edition · p. 1686
  4. Miller and Evans Anatomy of the Dog, 5th Edition · p. 1730

Artikel ini edukasi umum, bukan pengganti saran dokter hewan. Jika hewan sakit, konsultasikan dokter hewan.

Khawatir soal hewan peliharaan?

AI Peqaboo membantu melacak gejala, memahami hasil lab, dan tahu kapan ke dokter hewan.

Unduh app Peqaboo