Reptile Egg Retention
Dystocia
Juga dikenal sebagai: Dystocia, Egg stasis, Preovulatory egg stasis, Postovulatory stasis, Egg binding
Singkatnya
Reptile egg retention, or dystocia, is a common and potentially life-threatening reproductive disorder where a female reptile cannot pass her eggs or fetuses. It requires prompt veterinary evaluation to determine if surgical intervention is necessary to prevent severe complications.

TL;DR. Retensi telur (distosia) terjadi ketika betina tidak dapat mengeluarkan telur atau fetus secara normal; perawatan dokter hewan segera diperlukan untuk mencegah komplikasi yang mengancam nyawa.
Distosia: telur atau fetus tidak melewati saluran reproduksi secara normal.
Apa itu?
Gangguan reproduksi umum. Stasis preovulasi: folikel di ovarium. Stasis pascaovulasi (egg binding): telur/fetus di oviduk. Tanpa pengobatan: pembusukan, infeksi, dan kematian.
Penyebab dan faktor risiko
Sarang tidak sesuai, dingin, dehidrasi/defisiensi kalsium, telur cacat atau terlalu besar, sumbatan. Umum pada kura-kura, kadal, dan ular.
Tanda
- Tidak mampu bertelur (kardinal): mengejan, gelisah, menggali tanpa hasil
- Pembengkakan abdomen, lethargy, anoreksia (umum)
- Kelemahan kaki belakang (kadang)

Rontgen adalah standar emas untuk telur berkalsifikasi.
Diagnosis
Palpasi; rontgen; USG jika perlu; kultur/biopsi oviduk jika infeksi.
Pengobatan
Stabilisasi (panas, cairan, kalsium, sarang). Jika gagal atau sumbatan: salpingotomi atau ovariosalpingektomi (kuratif, steril).
Prognosis
Dengan intervensi dini sering baik; tertunda dan septik jauh lebih buruk.
Pencegahan
Sarang sesuai, gradien suhu, kalsium/D3 dan hidrasi, stres rendah.
Kapan menghubungi dokter hewan
Jika tidak bertelur dalam jangka waktu yang diharapkan. Darurat: mengejan tanpa telur, lethargy ekstrem, abdomen sangat kembung, sekret kloaka berbau busuk.
Sumber
- Current Techniques in Small Animal Surgery, 5th Edition, p. 716-717.
My highlights & notes
Tanda & gejala
Cara didiagnosis
- Oviduct culture and biopsy
- Palpation
- Radiography
Pertanyaan umum
What is Reptile Egg Retention?
Reptile egg retention, or dystocia, is a common and potentially life-threatening reproductive disorder where a female reptile cannot pass her eggs or fetuses. It requires prompt veterinary evaluation to determine if surgical intervention is necessary to prevent severe complications.
What are the symptoms of Reptile Egg Retention?
Inability to pass eggs or fetuses、Postovulatory retention of eggs or fetuses in the oviduct、Preovulatory yolk retention on the ovary
How is Reptile Egg Retention diagnosed?
Oviduct culture and biopsy、Palpation、Radiography
Sumber
- Current Techniques in Small Animal Surgery, 5th Edition (VetBooks.ir) · p. 716
- Current Techniques in Small Animal Surgery, 5th Edition (VetBooks.ir) · p. 717
- Current Techniques in Small Animal Surgery, 5th Edition (VetBooks.ir) · p. 717
Artikel ini edukasi umum, bukan pengganti saran dokter hewan. Jika hewan sakit, konsultasikan dokter hewan.
Khawatir soal hewan peliharaan?
AI Peqaboo membantu melacak gejala, memahami hasil lab, dan tahu kapan ke dokter hewan.
Unduh app Peqaboo