Campylobacteriosis
Campylobacteriosis
Juga dikenal sebagai: Campylobacter infection
Singkatnya
Campylobacteriosis is an uncommon bacterial gastrointestinal infection in young or crowded dogs and cats. It causes mucoid diarrhea, fever, and vomiting, but carries a good prognosis with appropriate antibiotic therapy.

TL;DR. Kampilobakteriosis adalah infeksi bakteri usus yang jarang pada hewan muda atau padat, dengan diare encer atau berlendir; biasanya merespons baik antibiotik yang tepat.
Terutama menyerang saluran pencernaan hewan muda atau stres.
Apa itu?
Bakteri Campylobacter (sering C. jejuni / C. upsaliensis) menyerang usus. Dewasa kadang tanpa gejala; muda, stres, atau imunokompromis menyebabkan gastroenteritis. Risiko zoonosis.
Penyebab dan faktor risiko
Jalur fekal-oral: air/makanan tercemar, daging mentah, kepadatan, kebersihan buruk, usia <6 bulan, stres. Tanpa predisposisi ras.
Tanda
Diare (kardinal), diare lendir/berdarah, demam, anoreksia, muntah, nyeri perut, letargi.

Anoreksia dan letargi umum pada anak hewan.
Diagnosis
Pemeriksaan, sitologi feses ("camar"), PCR feses, kultur kondisi khusus. Temuan saja tidak cukup; klinik dan respons terapi dibutuhkan.
Pengobatan
Lini pertama: eritromisin atau azitromisin. Alternatif: neomisin, orbifloksasin, kloramfenikol. Support: cairan, diet GI, probiotik.
Prognosis
Baik dengan pengobatan; membaik sering dalam 24–48 jam. Selesaikan kursus.
Pencegahan
Kebersihan, cuci tangan, tanpa daging mentah, air bersih, karantina hewan baru bergejala diare.
Kapan hubungi dokter hewan
Diare persisten dengan lendir/darah, anoreksia. Darurat: letargi berat, muntah, demam, menolak air.
Sumber
- Internal Medicine, 5th Edition, pages 495, 1334.
My highlights & notes
Tanda & gejala
Ras berisiko lebih tinggi
Cara didiagnosis
- Fecal culture
- Fecal smear cytology
- PCR analysis of feces
Pendekatan pengobatan
Pengobatan harus diresepkan dokter hewan berlisensi. Dosis spesifik sengaja tidak ditampilkan.
Pertanyaan umum
What is Campylobacteriosis?
Campylobacteriosis is an uncommon bacterial gastrointestinal infection in young or crowded dogs and cats. It causes mucoid diarrhea, fever, and vomiting, but carries a good prognosis with appropriate antibiotic therapy.
What are the symptoms of Campylobacteriosis?
Diarrhoea、Loss of appetite、Fever、Mucoid diarrhea、Vomiting (throwing up)
How is Campylobacteriosis diagnosed?
Fecal culture、Fecal smear cytology、PCR analysis of feces
How is Campylobacteriosis treated?
Pengobatan harus diresepkan dokter hewan berlisensi. Dosis spesifik sengaja tidak ditampilkan.
Sumber
- Internal Medicine 5th · p. 1334
- Internal Medicine 5th · p. 495
- Internal Medicine 5th · p. 495
Artikel ini edukasi umum, bukan pengganti saran dokter hewan. Jika hewan sakit, konsultasikan dokter hewan.
Khawatir soal hewan peliharaan?
AI Peqaboo membantu melacak gejala, memahami hasil lab, dan tahu kapan ke dokter hewan.
Unduh app Peqaboo