Parvovirus Enteritis
Canine parvovirus-2 enteritis
Juga dikenal sebagai: Canine Parvoviral Enteritis, Parvovirus, CPV, CPV-2 enteritis
Singkatnya
Canine parvovirus-2 is a highly contagious, life-threatening viral infection that attacks a dog's gastrointestinal tract and bone marrow, but prompt veterinary care offers an excellent chance of recovery.

TL;DR. Infeksi virus sangat menular dan berpotensi fatal yang menyerang usus dan sumsum tulang; dengan perawatan intensif dini prognosis sering baik.
CPV-2 menyerang sel yang membelah cepat di sumsum dan usus.
Apa itu?
Parvovirus kaninus-2 menginfeksi sel yang membelah cepat di usus dan sumsum. Diare berdarah, muntah, dehidrasi, dan leukopenia. Terutama anak anjing tanpa vaksinasi lengkap.
Penyebab dan faktor risiko
Jalur fekal-oral; virus sangat resisten. Risiko: anak anjing, vaksinasi tidak lengkap, kepadatan tinggi. Beberapa ras lebih rentan.
Tanda
- Muntah (utama)
- Diare encer/berdarah
- Demam, lesu, anoreksia
- Dehidrasi berat
- Kolaps (darurat)

Lesu berat adalah tanda awal umum.
Diagnosis
Tes antigen feses, hemogram (leukopenia), biokimia, hidrasi. Negatif palsu awal mungkin.
"This leads to the preferential infection of rapidly dividing cells, hence the effects of the virus on the bone marrow and the gastrointestinal tract."
Pengobatan
Cairan IV, antiemetik, antibiotik jika risiko sepsis, nutrisi, isolasi, perawatan intensif.
Prognosis
Rawat inap dini: survival sering 80-95%. Tanpa pengobatan mortalitas sangat tinggi.
Pencegahan
Vaksinasi lengkap anak anjing dan booster; hindari paparan sampai rangkaian selesai; disinfeksi dengan pemutih encer.
Kapan menghubungi dokter hewan
Muntah/diare pada anak anjing atau tidak divaksin. Darurat jika lesu berat, darah, atau kolaps.
Untuk ras tertentu
Rottweiler, doberman, labrador, German shepherd, tipe pit bull antara lain.
Sumber
- Veterinary Internal Medicine, 5th Edition, p. 491.
- Small Animal Critical Care Medicine, 2nd Edition, p. 565.
My highlights & notes
Tanda & gejala
Ras berisiko lebih tinggi
Cara didiagnosis
- Histologic evaluation (crypt necrosis)Standar emas
- Abdominal Ultrasonography
- ELISA for CPV-2 in feces
- PCR of feces
Pendekatan pengobatan
Pengobatan harus diresepkan dokter hewan berlisensi. Dosis spesifik sengaja tidak ditampilkan.
Pertanyaan umum
What is Parvovirus Enteritis?
Canine parvovirus-2 is a highly contagious, life-threatening viral infection that attacks a dog's gastrointestinal tract and bone marrow, but prompt veterinary care offers an excellent chance of recovery.
What are the symptoms of Parvovirus Enteritis?
Vomiting (throwing up)、Loss of appetite、Dehydration、Low mood and dullness、Diarrhoea、Fever、Belly pain、Fresh blood in stool
How is Parvovirus Enteritis diagnosed?
Histologic evaluation (crypt necrosis)、Abdominal Ultrasonography、ELISA for CPV-2 in feces、PCR of feces
How is Parvovirus Enteritis treated?
Pengobatan harus diresepkan dokter hewan berlisensi. Dosis spesifik sengaja tidak ditampilkan.
Sumber
- Internal Medicine 5th · p. 491
- Internal Medicine 5th · p. 491
- Small Animal Critical Care Medicine, 2nd Edition (VetBooks.ir) · p. 565
- Small Animal Critical Care Medicine, 2nd Edition (VetBooks.ir) · p. 565
Artikel ini edukasi umum, bukan pengganti saran dokter hewan. Jika hewan sakit, konsultasikan dokter hewan.
Khawatir soal hewan peliharaan?
AI Peqaboo membantu melacak gejala, memahami hasil lab, dan tahu kapan ke dokter hewan.
Unduh app Peqaboo